Tampilkan postingan dengan label Sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sastra. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 Agustus 2015

Tasbih dan Renungan

Oleh: Gurnadi R.

tasbih & renungan
Hari ini sedang tidak ada kerjaan, karena beberapa projekku sudah selesai. Hari ini teras sangat lambat, tidak seperti hari biasanya jika menjelang pukul 07.00 aku sudah direpotkan dengan urusan sana-sini.

Karena tak terbiasa berdiam diri, aku keluar menuju halaman belakang, ku coba mencari aktifitas, kulihat pohon cabai, pare, pandan, jeruk, anggur, jambu dan mangga di halaman belakang. Aku sangat hobi menanam, klo kata kieluargaku tanganku itu dingin, maksudnya apa yang ku tanam bisa tumbuh –aku cukup tersanjung. Segera ku ambil ember dan gayung kecil, ku sirami satu persatu tanaman yang ada, kemudian langkahku menuju ke teras rumah dan menyiram tanaman hias kuping gajah. Selesai sudah aktifitas menyiram tanaman, hannya butuh 20 menit.

Minggu, 29 Juni 2014

Jodoh...



Oleh: Kartika Dwi Ningsih

“Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu(Adam), dan Allah menciptkan pasangannya (Hawa) dari dirinya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak (Qs An-Nisa:1)”
 

Kita pasti seringkali mendengar kata jodoh, mengucapkan sebait doa tentang jodoh terbaik pun sering terlantun dikala tangan ini menengadah kepadaNya. Tapi apakah jodoh itu?bagaimana yang disebut dengan jodoh itu? Pertanyaan itu tiba-tiba saja terbesit dalam benak kita. Benarkah dia yang kini bersama kita adalah jodoh kita, benarkah dia yang berniat mengajak kita dalam ikatan pernikahan adalah jodoh kita. Pertanyaan ini coba saya tanyakan pada saudari-saudari saya dalam sebuah group Al-Qur’an yang saya ikuti. Dan ada banyak jawaban yang saya dapatkan. Untuk mereka yang belum menikah, menjawab tidak tahu sambil berdoa semoga mendapat jodoh terbaik adalah jawaban yang bisa mereka berikan :). Namun ada juga yang memberikan jawaban dengan baik, menurut seorang saudari jodoh itu akan datang setelah kita beristikharah dan mendapatkan kemudahan ketika sedang berproses dengan seseorang. Lantas, apakah setelah menikah pasangan kita bisa kita sebut sebagai jodoh kita? Bagaimana jika perceraian terjadi?.

Kamis, 19 Juni 2014

Pintaku untuk Mu


Oleh: kartika Dwi Ningsih


Rasulullah bersabda “ sesungguhnya Jibril diberi tugas untuk mengurus segala keperluan anak Adam. Jika seorang hamba yang kafir berdosa, Allah SWT berfirman kepada Jibril “Hai Jibril tunaikanlah keperluannya. Sesungguhnya Aku tidak suka mendengar permintannya’. Dan jika seorang mukmin berdoa Allah SWT berfirman kepada Jibril,”Hai Jibril jangan kau tunaikan dulu keperluannya,sebab aku senang mendengar permohonannya”
(HR. Ibnu An Najjar dari Jabir RA.)

Dengan menyebut namaMu Wahai Dzat Yang Maha Pengasih dan Penyayang…
Sepenggal kalimat dari hadist di atas menyadarkanku di malam ini, betapa aku selama ini merasa kuat tanpa meminta, merasa berputus asa setelah waktu yang kuanggap cukup untuk meminta padaMu namun tak jua menampakkan terkabulnya pintaku. Menyadari keterbatasanku sebagai seorang perempuan yang memiliki hasrat seksual yang tinggi namun belum jua mampu menghalalkan hubungan yang berkali-kali kandas di tengah jalan. Bukan aku tidak ingin, namun ternyata kusadari aku tidak sungguh-sungguh meminta kepadaMu Sang Maha Pengabul doa.

Senin, 02 Juni 2014

Aku & Hijrahku



Oleh: Kartika Dwi Ningsih, S.Pd
  
Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung?(Qs Al-Baqarah:5)”

Senja hari ini, berpayung rintik hujan yang terus turun sejak pagi menemaniku untuk memulai cerita ku yang tak kan pernah terlupakan. Cerita indah bagaimana Allah mendekapku dalam hangat kasihNya yang membawaku kini dalam hijrah yang tiada pernah ku duga dalm hidupku. Aku mengingat sore itu, sore dimana aku mengikuti kegiatan kampusku di sebuah gunung di daerah Jawa Barat. Mulanya semua kegiatan itu berjalan biasa saja tiada kegiatan yang menarik hatiku pada saat itu. Namun tanpa kusadari semua peserta dan panitia perempuan pada acara itu adalah perempuan-perempuan cantik yang telah membalut diri mereka dalam busana indah khas muslimah, panjang dan tertutup rapih. Sementara aku, dan beberapa temanku santai mengenakan pakaian yang biasa kami kenakan dalam kehidupan sehari-hari kami. Aku berjilbab saat itu, namun tidak serapih mereka. Saat itu aku tak memperdulikan dan bahkan tidak merasa ada yang aneh dengan busana ku saat itu.

Kamis, 09 Januari 2014

Anakku, harapanku.

Oleh: Kartika Dwi Ningsih, S.pd.

Tak ada kata yang mampu lukiskan betapa ibu sangat bahagia memilikimu wahai permataku. Melahirkanmu kedunia ini adalah anugerah terindahNya yang Dia berikan kepada ibu. Menyaksikanmu tumbuh besar adalah kebahagiaan yang tiada tara pernah ibu rasakan dalam hidup ibu yang sebentar ini. Menghabiskan waktu, melihatmu belajar satu persatu huruf yang kini kau hafal adalah bahagia ibu. Kau gadis kecil ibu yang kini tumbuh jadi seorang putri cantik, meyakinkan ibu betapa ibu sangat beruntung memilikimu. Duhai gadisku, tumbuhlah engkau seperti putri cantik yang tidak hanya cantik parasnya, tapi juga cantik hatinya. Karena engkau harus tau, cantik fisik akan sirna di masa yang akan datang. Sementara dengan kecantikan hati yang kau miliki, kau akan tumbuh dan dicintai oleh banyak orang yang mengenalmu.

Jumat, 03 Januari 2014

Menikah muda? Siapa takut



Oleh: Kartika Dwi Ningsih, S.Pd


Mendengar kata menikah muda sepertinya akan menjadi suatu yang aneh di masyarakat modern Indonesia saat ini. Pernikahan dalam usia muda bukanlah aib yang harus ditutupi atau sesuatu yang harus dilarang oleh kebanyakan orang tua. Mengapa demikian?karena dengan jelas Allah berfirman dalam Al-Qur’an ”Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri,supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang.Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Ar-Ruum 21). Hal ini menandakan kecenderungan dan ketentraman yang hadir dalam setiap diri manusia merupakan hal yang wajar adanya, tidak terkecuali oleh pemuda

Jumat, 15 Juni 2012

Dinamika Personil BEM FIS UNJ 2012: Lead to The Totality

Tulisan ini dibuat, oleh saya yang selalu ingin belajar dari kalian.
-Gurnadi Ridwan-